KARYA TULIS

BAB I
PENDAHULUAN

A. Alasan Pemilihan Judul
Alasan Penulis menyusun Laporan ini :
1. Ingin mengetahui lebih dalam tentang Museum Purna Bhakti Pertiwi.
2. Ingin mengetahui beberapa koleksi yang ada di dalam Museum Purna Bhakti Pertiwi.
3. Ingin menambah wawasan mengenai Museum Purna Bhakti Pertiwi.
B. Tujuan Penulisan
Penulis menulis Laporan ini bertujuan :
1. Untuk mendapatkan Pengetahuan dalam melengkapi tugas dan memenuhi salah satu syarat dalam mengikuti Ulangan Akhir Semester 2 Tahun Pelajaran 2010/2011.
2. Untuk menambah wawasan tentang museum Purna Bhakti Pertiwi.
C. Metode Penulisan Laporan
Penulis menyusun Laporan ini dengan Metode :
1. Pengamatan secara langsung.
2. Mengutip dari berbagai sumber buku tentang Museum Purna bhakti Pertiwi.
D. Sistematika Penulisan Laporan
BAB I PENDAHULUAN
A. Alasan Pemilihan Judul
B. Tujuan Penulisan
C. Metode Penulisan
D. Sistematika penulisan
BAB II PEMBAHASAN
A. Latar Belakang Berdirinya Museum Purna Bhakti Pertiwi
B. Makna Filosofis Bangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi
C. Beberapa Benda Koleksi Menarik
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran-saran
DAFTAR PUSTAKA

BAB II
PEMBAHASAN

A. Latar Belakang Berdirinya Museum Purna Bhakti Pertiwi
Museum Purna Bhakti Pertiwi dibangun atas gagasan Ibu Tien Soeharto yang dicetuskan pada akhir tahun 1984. Museum Purna Bhakti Pertiwi menyimpan semua bentuk penghargaan, tanda kehomatan serta cendera mata dari berbagai lapisan masyarakat, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dibangun pada tahun 1987-1992 dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto tanggal 13 Agustus 1993.
B. Makna Filosofis Bangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi
Secara keseluruhan bangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi mencerminkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dalam tradisi masyarakat jawa biasanya diwujudkan dalam bentuk bentuk tumpeng atau nasi yang dibentuk seperti kerucut, yang jika diamati secara cermat akan didapati bentuk dan pola-pola unik yang makna filosofis antara lain :
1. Bentuk Kerucut tumpeng, melambangkan rasa syukur.
2. Pola Wijaya kusuma pada Struktur langit-langit dan ornamen-ornamen yang menghiasi bangunan utama melambangkan keabadian.
3. Bentuk segi delapan pada dinding luar ruang utama melambangkan delapan unsur alam, Asthabrata.
4. Tugu dikiri kanan bangunan utama setinggi 27,5 m melambangkan lilin dian atau suluh.
5. Air mancur dikiri kanan bangunan utama melambangkan bubur merah dan bubur putih.
C. Beberapa Benda Koleksi Menarik
• Replika tempat tidur China dari batu giok, merupakan pertiduran Permaisuri Kaisar China pada Zaman dinasti sui, tang, sung, dan ming.
• Replika Kapal pesiar Sembilan naga dari batu Giok, merupakan kapal Sembilan naga yang pernah digunakan kaisar-kaisar Cina pada dinasti sui, tang, sung, dan ming.
• Guci keramik setinggi 3,88 meter buatan Jingde Zhen China.
• Seperangkat Gamelan bernama Khai Dipo smoro yang telah berusia ± 126 tahun.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari Uraian diatas maka Penulis dapat membuat Kesimpulan sebagai berikut:
1. Museum Purna Bhakti Pertiwi ini terdapat banyak koleksi benda-benda unik.
2. Kita juga bisa mengetahui dari mana benda-benda berasal.
B. Saran-Saran
Setelah mengadakan Observasi dan Penilitian di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Penulis memberikan saran sebagai berikut :
1. Penulis berharap kepada Pengunjung untuk menaati tata tertib yang ada agar benda dalam Museum tetap terjaga.
2. Apabila ada kesalahan bahasa, Penulisan Penulis mohon maaf dan siap menerima Kritika dari siapapun.

DAFTAR PUSTAKA

Purna Bhakti Pertiwi Museum, 23 Agustus 193, Museum Purna Bhakti Pertiwi

By dickyfivers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s